Tampilkan postingan dengan label AMD Epyc generasi kedua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMD Epyc generasi kedua. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Oktober 2019

AMD EPYC Dukung Efisiensi Energi Pada Server Secara Global

0

Osiskalamkudus.blogspot.com – Sejak tahun 2000 pemakaian energi pada datacenter telah mengalami peningkatan 155%. Pertumbuhan ini diperkirakan akan sama di masa mendatang. Pemakaian energi di server kini menjadi perhatian lebih dari industri IT, manufaktur IT dan pemerintah. Datacenter masa depan harus lebih efisien memakai energi, apalagi kebutuhan server komputasi menjadi tuntutan di era big data.

Nah, AMD EPYC menghadirkan datacenter berkelanjutan dan komputasi yang ramah lingkungan. Prosesor AMD EPYC Genersai kedua telah memecahkan lebih dari 100 rekor dunia yang paling efisien energy. Server berbasis EPYC kini menjadi server paling hemat energi di dunia.

Daftar Klien AMD dengan Infrastruktur Ramah Lingkungan

  • Twitter memiliki komitmen untuk mengurangi dampak lingkungan pada datacenter dengan cara-cara inovatid untuk meningkatkan efisiensi. Prosesor AMD EPYC Generasi Kedua menghadirkan kinerja dan konsumsi energi yang sesuai untuk mewujudkan komitmen tersebut. Selain itu prosesor juga mendukung volume trafik yang tinggi pada platform Twitter.

    “Kami dapat meningkatkan skala komputasi kami dengan memakai prosesor AMD EPYC 7702. Lebih banyak core bisa digunakan dalam ruang yang lebih sedikit, daya pun lebih sedikit, sehingga TCO 25% lebih rendah,” ucap Jennifer Fraser, Senior Directo of Engineering Twitter.
  • Lenovo ThinkSystem SR655 memakai arsitektur AMD EPYC generasi kedua pada benchmark SPEC Power yang memberikan kinerja per Watt di Linux.
  • HPE ProLiant DL385 menggunaakn AMD EPYC Generasi Kedua sehingga menjadi dua prosesor server paling hemat daya. Efisiensi pada server sampai 28% lebih tinggi dibandingkan pemimpin industri sebelumnya.
Konsumsi energi memang bisa dikurangi secara signifikan dengan memakai AMD EPYC. Tentu saja efisiensi energy akan berdampak baik bagi bumi. Keluarga prosesor AMD EPYC Generasi kedua menggunakan fitur dengan memakai sampai 64 inti prosesor Zen 2. Teknologi ini dibuat menggunakan proses 7 nm dan menghasilkan chipset dengan kinerja dan efisiensi energi yang tinggi.

Perpaduan proses 7 nm dengan AMD Infinity Architecture generasi berikutnya mampu mengurangi konsumsi daya dengan signifikan. Peningkatan TCO pun sampai 50% di berbagai beban kerja dan meingkatkan inerja secara signifikan. Kinerja aplikasi Java pun meningkat 83%, kinerja SAP SD 2 Tier sampai 43% lebih baik dibandingkan pesaing. Kinerjanya mencapai rekor dunia pada Real Time Analytics memakai Hadoop. Demikian juga dengan kinerja virtualisasi yang memecahkan rekor dunia dalam mengubah ekonomi datacenter.

Sebelumnya, beberapa perusahaan teknologi seperti Dell Technologies, Nokia dan IBM pun telah mengungkap kinerja AMD EPYC generasi kedua ini.

Jumat, 04 Oktober 2019

Berbagai Perusahaan Teknologi Ungkap Kinerja AMD EPYC Generasi Kedua

0

Osiskalamkudus.blogspot.com  - Pada peluncuran AMD EPYC di Roma, Italia, berbagai perusahaan teknologi mengungkap kinerja AMD EPYC pada adopsi yang mereka lakukan. Beberapa perusahaan itu adalah Dell Technologies, Nokia, IBM Cloud, ATOS, OVH Cloud, dan TSMC.

Prosesor AMD EPYC Generasi Kedua mentenagai lima platform baru Dell EMC PowerEdge. Kelima platform tersebut dioptimalkan untuk mendukung fitur-fitur prosesor baru AMD EPYC tersebut, termasuk PCIe 4.0.

Sistem Cloud Packet Core Nokia dipercepat secara signifikan oleh prosesor AMD EPYC Generasi Kedua sehingga bisa membantu layanan penyedia. Layanan tersebut menghadirkan broadband terkonvergensi, IoT dan layanan komunikasi machine-type untuk 5G. Hasil pengujian Nokia menunjukkan bahwa sistem Cloud Packet Core dengan AMD EPYC Generasi Kedua memberikan peningkatan 2x dibandingkan sistem sebelumnya.

Banyak pelanggan IBM Cloud pun terpenuhi kebutuhannya di area tertentu berkat prosesor AMD EPYC Generasi Kedua. Beberapa kebutuhan tersebut mencakup peningkatan keamanan cloud, memori bandwidth yang lebih baik untuk big data, beban kerja analitik, skala inti dan terobosan kinerja untuk beban kerja berat. Recananya IBM akan menawarkan  kinnerja lebih bagi para kliennya di tahun 2020.

Genci dan ATOS juga memakai prosesor AMD EPYC Generasi Kedua karena kinerja, efisiensi dan TCO yang luar biasa. Penggunaan supercomputing untuk memberi manfaat bagi komunitas ilmiah Prancis diperluas oleh Genci.

Contoh hosting kelas atas baru dihadirkan oleh OVHcloud menggunakan prosesor AMD EPYC 7402P yang tersedia pada akhir tahun 2019. OVHcloud adalah penyedia cloud global yang piawai dalam menghadirkan kinerja industri dan solusi dengan biaya efisien. Adopsi  AMD EPYC Generasi Kedua dilakukan TSMC untuk membantu mentenagai teknologi proses terkemuka dan penelitian generasi berikutnya.

“Kami bangga memiliki platform baru dari Dell dan elanggan baru mengadopsi AMD EPYC Generasi Kedua untuk cloud, komputasi enterprise dan HPC. Prosesor AMD EPYC terus kami tempatkan di tingkat baru. Kami senang memiliki ekosistem yang mendukung kami di seluruh software, hardware dan penyedia cloud,” ucap Forrest Norrod, Senior Vice President and General Manager, Datacenter and Embedded Solutions Business.

Anggota baru AMD EPYC Generasi Kedua pun dihadirkan oleh AMD, yaitu EPYC 7H12. Prosesor ini memiliki 64 inti/128 thread, dan kecepatan clock dasar 2,6 Ghz yang bisa ditingkatkan sampai 3,3GHz dan TDP 280W. Spesifikasi ini khusus dirancang bagi pelanggan dan beban kerja HPC. Kinerja supercomputing terkemuka dihadirkan dengan pendinginan. Pengujian juga dilakukan ATOS pada BullSequana XH2000, prosesor baru EPYC 7H12 yang mencapai nilai LINPACK 4.2 TeraFLOPS atau sekitar 11% lebih tinggi dibandingkan AMD EPYC 7742.

© 2013 iPRESS. All rights resevered. Designed by Templateism